Sinematografi
Sinematografi adalah segala perbincangan
mengenai sinema ( perfilman ) baik dari estetika, bentuk, fungsi, makna,
produksi, proses, maupun penontonnya. Jadi seluk beluk perfilmam dikupas tuntas
dalam sinematografi. Memasuki dunia perfilman berarti memasuki dunia pemahaman
estetik melalui paduan seni acting, fotografi, teknologi optic, komunikasi
visual, industri perfilman ide, cita-cita dan imajinasi yamg sangat kompleks.
Istilah
sinematografi ini kemudian mendapatkan makna yang agak berbeda. secara luas,
sinematografi lebih diartikan sebagai proses penyusunan atau pembuatan gambar
yang bergerak. Sedangkan secara sempit, sinematografi diartikan sebagai
pengarahan fotografi dalam sebuah proses pembuatan film. oleh karena itu,
seorang sinematografer seringkali
dianggap sebagai seorang yang bertanggung jawab atas gambar dan mutu gambar
yang dihasilkan dalam sebuah proses pembuatan film. Dalam prakteknya, pekerjaan
sinematografi ini secara umum dilakukan oleh seluruh tim produksi, sementara
secara khusus biasanya dilakukan oleh sutradara atau director of photography.
Meskipun istilah
sinematografi mendapatkan beragam pemaknaan seperti yang telah dijelaskan
diatas, terdapat beberapa hal yang dapat ditarik sebagai garis persamaannya,
yaitu:
1.
Adanya
kaidah penyusunan gambar bergerak menjadi sebuah kesatuan cerita yang dalam
perkembangannya sering disebut dengan konvensi.
2. Rangkaian gambar tersebut mengandung
makna
3. Dilakukan berdasarkan sebuah prosedur
yang standard
4. Terdapat kaidah estetika untuk
menjaga mutu gambar bergerak tersebut.
Ada beberapa istilah seputara Sinematografi, yakni:
1. Cineast(sineas)
2. Cinemascope
3. Cinemate
4. Cinematheque(sinematek)
5. Cinematic(sinematik)
6. Cinematology
Tidak ada komentar:
Posting Komentar